Unggulan

Kondektur Komedi Putar

Kudapatkan kejangkauan rasa teriak beriak
Daun talas yang hanya bisa bersanding seperti air
Kukeluarkan kesenjangan sosial antara biak
Daun teratai menggambarkan tampak di kolam air
Putaran pertama terasa seperti miniatur
Terisak tangis kesendirianku yang mendengkur
Peluit argo angka taksi yang memulai dari nol
Angka tajam dari nama yang usai terlihat tolol
Diriku menatap dompet tipisku yang mulai kempis
Putar menyulitkan perasaan canggung
Mereka sebenarnya mendekati arah palipis
Mata kananku mulai terasa meradung
Akankah diriku diberhentikan di jalan kota
Sedangkan sebenarnya aku hanyalah anak desa
Menekankan dirinya dilontarkan seperti nota
Seandainya diri ini sadar akan adanya Esa
Kupon undian terasa berada dalam dekapan
Terurai seperti jalanya komedi putar
Dinda tersayang berada pada bangku depan
Saudagar pengelap mata hari terpancar
Duduk paling belakang hanyalah orang perjual
Dari argo gang dulunya hanya satu gunung
Berdiri tanjakan pembeli mulai merasa mual
Oleh nota yang sudah terasa tanggung

Komentar

Postingan Populer