Langsung ke konten utama

Unggulan

Kondektur Komedi Putar

Kudapatkan kejangkauan rasa teriak beriak Daun talas yang hanya bisa bersanding seperti air Kukeluarkan kesenjangan sosial antara biak Daun teratai menggambarkan tampak di kolam air Putaran pertama terasa seperti miniatur Terisak tangis kesendirianku yang mendengkur Peluit argo angka taksi yang memulai dari nol Angka tajam dari nama yang usai terlihat tolol Diriku menatap dompet tipisku yang mulai kempis Putar menyulitkan perasaan canggung Mereka sebenarnya mendekati arah palipis Mata kananku mulai terasa meradung Akankah diriku diberhentikan di jalan kota Sedangkan sebenarnya aku hanyalah anak desa Menekankan dirinya dilontarkan seperti nota Seandainya diri ini sadar akan adanya Esa Kupon undian terasa berada dalam dekapan Terurai seperti jalanya komedi putar Dinda tersayang berada pada bangku depan Saudagar pengelap mata hari terpancar Duduk paling belakang hanyalah orang perjual Dari argo gang dulunya hanya satu gunung Berdiri tanjakan pembeli mulai merasa m...

Buat Sahabat

Kuinginkan senyum di bibirmu
Yang akan menghiasi hatiku
Kamu sahabatku
Yang telah menjauh dariku
Kuinginkan sapa dari mulutmu
Dan itu anugrah tersendiri untukku
Darimu sahabat
Yang kini hilang karena keangkuhan
Sikapmu membuatku cemburu
Seakan kau benci dan dendam padaku
Seandainya kau tahu
Betapa pedih perasaanku
Mungkin kau tak kan bagiku
Aku cemburu
Tahukah kamu
Aku cemburu
Kuingin kau datang
Dengan kerinduan yang mendalam
Kan ku jelang kau
Dengan beribu rindu yang ku rasa

Komentar

Postingan Populer