Langsung ke konten utama

Unggulan

Kondektur Komedi Putar

Kudapatkan kejangkauan rasa teriak beriak Daun talas yang hanya bisa bersanding seperti air Kukeluarkan kesenjangan sosial antara biak Daun teratai menggambarkan tampak di kolam air Putaran pertama terasa seperti miniatur Terisak tangis kesendirianku yang mendengkur Peluit argo angka taksi yang memulai dari nol Angka tajam dari nama yang usai terlihat tolol Diriku menatap dompet tipisku yang mulai kempis Putar menyulitkan perasaan canggung Mereka sebenarnya mendekati arah palipis Mata kananku mulai terasa meradung Akankah diriku diberhentikan di jalan kota Sedangkan sebenarnya aku hanyalah anak desa Menekankan dirinya dilontarkan seperti nota Seandainya diri ini sadar akan adanya Esa Kupon undian terasa berada dalam dekapan Terurai seperti jalanya komedi putar Dinda tersayang berada pada bangku depan Saudagar pengelap mata hari terpancar Duduk paling belakang hanyalah orang perjual Dari argo gang dulunya hanya satu gunung Berdiri tanjakan pembeli mulai merasa m...

Gemerlap Kota

Langit terasa diam dimalam hari
Bintang bersinar tanpa henti
Lampu - lampu kota menerangi
Gelap terbunuh terang
Disini ku bernyanyi
Menghilangkan rasa pedih di hati
Memandangi langit malam ini
Dengan penuh harapan
Kau ada disini
Mungkin itu hanya khayalanku
Aku bangga hidup disini
Tidak ada yang menggangu
Bakatku dapat kupenuhi
Bagaikan hidup di surgawi
Ingin terbang tinggi
Melintasi awan - awan
Turun bersama bidadari
Mungkin itu hanya impian

Komentar

Postingan Populer