Langsung ke konten utama

Unggulan

Kondektur Komedi Putar

Kudapatkan kejangkauan rasa teriak beriak Daun talas yang hanya bisa bersanding seperti air Kukeluarkan kesenjangan sosial antara biak Daun teratai menggambarkan tampak di kolam air Putaran pertama terasa seperti miniatur Terisak tangis kesendirianku yang mendengkur Peluit argo angka taksi yang memulai dari nol Angka tajam dari nama yang usai terlihat tolol Diriku menatap dompet tipisku yang mulai kempis Putar menyulitkan perasaan canggung Mereka sebenarnya mendekati arah palipis Mata kananku mulai terasa meradung Akankah diriku diberhentikan di jalan kota Sedangkan sebenarnya aku hanyalah anak desa Menekankan dirinya dilontarkan seperti nota Seandainya diri ini sadar akan adanya Esa Kupon undian terasa berada dalam dekapan Terurai seperti jalanya komedi putar Dinda tersayang berada pada bangku depan Saudagar pengelap mata hari terpancar Duduk paling belakang hanyalah orang perjual Dari argo gang dulunya hanya satu gunung Berdiri tanjakan pembeli mulai merasa m...

Kering Ember

Berawal dari ku mandi di sungai
Air terasa basah mengguyur tubuhku
Berasa terasa seperti kehendak kulit
Man... Cur... Berair mail(kodepos) suratku
Pria diriku terlihat digayungku
Terkadang bocornya ini bukan karena ku
Selama itu aku merasa kedinginan
Terusik goyangan pohon yang mengintip melalui daun
Aku malu karena emberku kering
Belum berisi air Pria Kesepian
Selaku diriku berharap ada tumpahan
Tercermin dari kilaunya sebuah percikan air
Andai ini tidak penuh, sedih,dan menyepi
Berdayung juga dari suara kepiting
Suara aku takut menjadi orang penting
Dari pria kesepian penawar api
Panasnya dulu di luar, tercebur gemericik
Kurasa dahaga membuatku meneguk air
Emberku mulai habis dari kering cuaca
Ada hampa yang merekak racik (iklan kecik)
Selama aku masih bisa mengangguk(gerakan kepala atas bawah)
Aku akan selalu berdo'a ketika baca
Ember

Komentar

Postingan Populer