Langsung ke konten utama

Unggulan

Kondektur Komedi Putar

Kudapatkan kejangkauan rasa teriak beriak Daun talas yang hanya bisa bersanding seperti air Kukeluarkan kesenjangan sosial antara biak Daun teratai menggambarkan tampak di kolam air Putaran pertama terasa seperti miniatur Terisak tangis kesendirianku yang mendengkur Peluit argo angka taksi yang memulai dari nol Angka tajam dari nama yang usai terlihat tolol Diriku menatap dompet tipisku yang mulai kempis Putar menyulitkan perasaan canggung Mereka sebenarnya mendekati arah palipis Mata kananku mulai terasa meradung Akankah diriku diberhentikan di jalan kota Sedangkan sebenarnya aku hanyalah anak desa Menekankan dirinya dilontarkan seperti nota Seandainya diri ini sadar akan adanya Esa Kupon undian terasa berada dalam dekapan Terurai seperti jalanya komedi putar Dinda tersayang berada pada bangku depan Saudagar pengelap mata hari terpancar Duduk paling belakang hanyalah orang perjual Dari argo gang dulunya hanya satu gunung Berdiri tanjakan pembeli mulai merasa m...

Mimpi yang Tidak Nyata

Terbangun terlintas dimimpiku
Wajahmu yang elok terlihat dibenakku
Kau menatapku bersama senyummu
Terpesona aku melihatmu
Ku terbangun bersama terbitnya sang fajar
Kan ku jelang kau dengan hati yang riang
Di kelas ku coba menatapmu
Kaupun tersipu malu melihatku
Ingin rasanya aku mencintaimu
Tapi orang tuamu menghalangiku
Inginku membentak
Tapi tak bisa ku bentak
Inginku coba melupakanmu
Tak dapat kulupa dirimu
Dapatkah kujalani hidup seperti ini
Mungkinkah kan ku jalani
Hatiku , perasaanku , jiwaku luntur
Seperti debu bersama air yang ingin menyatu
Hidupku seceria dalam mimpiku

Komentar

Postingan Populer