Langsung ke konten utama

Unggulan

Kondektur Komedi Putar

Kudapatkan kejangkauan rasa teriak beriak Daun talas yang hanya bisa bersanding seperti air Kukeluarkan kesenjangan sosial antara biak Daun teratai menggambarkan tampak di kolam air Putaran pertama terasa seperti miniatur Terisak tangis kesendirianku yang mendengkur Peluit argo angka taksi yang memulai dari nol Angka tajam dari nama yang usai terlihat tolol Diriku menatap dompet tipisku yang mulai kempis Putar menyulitkan perasaan canggung Mereka sebenarnya mendekati arah palipis Mata kananku mulai terasa meradung Akankah diriku diberhentikan di jalan kota Sedangkan sebenarnya aku hanyalah anak desa Menekankan dirinya dilontarkan seperti nota Seandainya diri ini sadar akan adanya Esa Kupon undian terasa berada dalam dekapan Terurai seperti jalanya komedi putar Dinda tersayang berada pada bangku depan Saudagar pengelap mata hari terpancar Duduk paling belakang hanyalah orang perjual Dari argo gang dulunya hanya satu gunung Berdiri tanjakan pembeli mulai merasa m...

Pinguin Jalanan

Tong yang kosong melompong
Siap untuk dibopong
Banyak ningrat yang omong kosong
Sudah kaya ingin tetap bohong
Kasihan tu yang di sana
Si pinguin jalanan terus kesepian
Si ningrat cuma duduk melongop
Pegang amplop air untuk orang - orang
Amplop yang sudah diisi sonsrot
Bikin mata pinguin selalu melotot
Lucunya kaki pinguin tak membuat lumpuhnya si Ning
Si ningrat cuma bisa timang - timang lihat pinguin jalanan
Seharusnya ia tobat
Dan harus berobat
Cari tabib yang paling sip
Tapi ingat si tabib orangnya pelit
Namun itu hanya untuk si pinguin jalanan
Beda sama ningrat yang cuma ucap
Selesai dalam sekejap

Komentar

Postingan Populer