Langsung ke konten utama

Unggulan

Kondektur Komedi Putar

Kudapatkan kejangkauan rasa teriak beriak Daun talas yang hanya bisa bersanding seperti air Kukeluarkan kesenjangan sosial antara biak Daun teratai menggambarkan tampak di kolam air Putaran pertama terasa seperti miniatur Terisak tangis kesendirianku yang mendengkur Peluit argo angka taksi yang memulai dari nol Angka tajam dari nama yang usai terlihat tolol Diriku menatap dompet tipisku yang mulai kempis Putar menyulitkan perasaan canggung Mereka sebenarnya mendekati arah palipis Mata kananku mulai terasa meradung Akankah diriku diberhentikan di jalan kota Sedangkan sebenarnya aku hanyalah anak desa Menekankan dirinya dilontarkan seperti nota Seandainya diri ini sadar akan adanya Esa Kupon undian terasa berada dalam dekapan Terurai seperti jalanya komedi putar Dinda tersayang berada pada bangku depan Saudagar pengelap mata hari terpancar Duduk paling belakang hanyalah orang perjual Dari argo gang dulunya hanya satu gunung Berdiri tanjakan pembeli mulai merasa m...

Jurnalis Teropong Bola

berpangkat jenderal di Hanoi utara Uttah
Seyakin kondisi kondusif di Chicago
Kandungan daun canberra pulau swissland
Para pengiring bola mulai memuntah
Teropong Miami yang sulit bernego
Tanda gol sudah menunjukkan 2-0 oleh hiquainsland
Setitik sesudutnya ceplosan para pemain
Dari titik putih pengaturan fifa
Hujan genderang spontan berukuran domain
Dari lanjutan pertandingan para dhua'fa
Bola yang kadang terarah mulai goyah
Sepakan pojok pemain bernomor 20
Referee pengganti bahasa wasit
Kuota mulai habis dari jurnal sang Ayah
Gulingan merek bola di pulau sesepuh
Spora pengganti bahasa parasit
Dari tebakan para penonton VIP
Akankah hasil menyertai lukisan Cleopatra
Sorak suara serunai dari ujung obyektif
Alangkah lagi menuju sarang FISIP
Sebuah fakultas pengolong suara sastra
Bukan dari borak yang mulai pasif
Tertanda tempenya mengandung H+
Selagi tahunya penyanyi C+

Komentar

Postingan Populer