Langsung ke konten utama

Unggulan

Kondektur Komedi Putar

Kudapatkan kejangkauan rasa teriak beriak Daun talas yang hanya bisa bersanding seperti air Kukeluarkan kesenjangan sosial antara biak Daun teratai menggambarkan tampak di kolam air Putaran pertama terasa seperti miniatur Terisak tangis kesendirianku yang mendengkur Peluit argo angka taksi yang memulai dari nol Angka tajam dari nama yang usai terlihat tolol Diriku menatap dompet tipisku yang mulai kempis Putar menyulitkan perasaan canggung Mereka sebenarnya mendekati arah palipis Mata kananku mulai terasa meradung Akankah diriku diberhentikan di jalan kota Sedangkan sebenarnya aku hanyalah anak desa Menekankan dirinya dilontarkan seperti nota Seandainya diri ini sadar akan adanya Esa Kupon undian terasa berada dalam dekapan Terurai seperti jalanya komedi putar Dinda tersayang berada pada bangku depan Saudagar pengelap mata hari terpancar Duduk paling belakang hanyalah orang perjual Dari argo gang dulunya hanya satu gunung Berdiri tanjakan pembeli mulai merasa m...

Serbuk Mercon Merica

17 Mei 2017
Serbuk Mercon Merica
Di antara satuan bumbu yang saling menatap tajam
Belehan jiwa yang kadang berbuai dari pasangan
Semacam bawang merah dan bawang putih ancaman
Liburnya hati roda dalam detik yang menuju angan
Kontemporen rasa yang ada dalam kaldu masakan
Sambil ku coba untuk awal aku rasakan
Menetes antara permasalahan tekanan
Kukupas berlahan-lahan dan senja yang merawan
Luput dari apa yang ada dalam sejarah masakan
Inilah rasa merica serbu buatan koki selandia
Mercon merangsang seperti arah majikan Pedas dirasa dari apa yang ada dari ucapan dia
Selongsong dari getarnya pengharapan pasukan peta
Ada kalanya mereka harus bertanya pada kuasa
Sembari sedikit diriku mencicipi masakan sendiri
Bukankah diri ini hanya kaca yang tertata
Rindu rumah tua dari arah tempat para penguasa
Lingkunganya ramah begitu asri yang berdiri
Yang konon dulunya mereka penjajah merica
Butiran coklat yang kadang dulunya murahan
Sekarang mereka tidur seperti serbuk yang tak tahan
Golongan orang janganlah berasal dari nica
Dulu peta sekarang terasa nica konstanta
Penting menjadi pening niscaya unta

Komentar

Postingan Populer