Langsung ke konten utama

Unggulan

Kondektur Komedi Putar

Kudapatkan kejangkauan rasa teriak beriak Daun talas yang hanya bisa bersanding seperti air Kukeluarkan kesenjangan sosial antara biak Daun teratai menggambarkan tampak di kolam air Putaran pertama terasa seperti miniatur Terisak tangis kesendirianku yang mendengkur Peluit argo angka taksi yang memulai dari nol Angka tajam dari nama yang usai terlihat tolol Diriku menatap dompet tipisku yang mulai kempis Putar menyulitkan perasaan canggung Mereka sebenarnya mendekati arah palipis Mata kananku mulai terasa meradung Akankah diriku diberhentikan di jalan kota Sedangkan sebenarnya aku hanyalah anak desa Menekankan dirinya dilontarkan seperti nota Seandainya diri ini sadar akan adanya Esa Kupon undian terasa berada dalam dekapan Terurai seperti jalanya komedi putar Dinda tersayang berada pada bangku depan Saudagar pengelap mata hari terpancar Duduk paling belakang hanyalah orang perjual Dari argo gang dulunya hanya satu gunung Berdiri tanjakan pembeli mulai merasa m...

Petuah Perjanjian Kuno

18 Mei 2017
Selongsong peluru hadir dari ratusan orang
Selebar daun kelor yang mengatas namakan
Sebait pembedahan antara 2 kerajaan yang berkarang
Seporos rotasi awal yang dulunya masakan
Kain demi kain memulai untuk disortir
Batik akhir corak langkah pendiri perjanjian
Buku awal grafiti penampakan gejala mortir
Komik demi komik menandai adanya sajian
Inilah petuah kuno pengendara sepeda kuno
Itukah mereka yang aslinya seorang pahlawan
Berbahagialah bagi mereka yang ada di casino
Bercahayalah atas waktu yang berkawan
Sebongkah surat yang sebenarnya adalah prasasti
Sebongkar atas peristiwa yang itupun adalah istana
Kaidah dari jalur para pemboikot masakan metana
Filosofi pengrajin alur penggapai masalah mahesti
Komplotan yang pada dasarnya pembuat relief
Mahoni langganan masakan kuno dari hasil panen
Mentawai dorongan penjual sahur yang permanen
Kompresi yakin dari diri mereka yang masih monolief
Bagiku diri ini hanyalah pengadai
Seandainya ini berandai-andai
Jujur surat akulah pemasak yang konon kuno
Kebohongan apa yang semestinya petuah hartono

Komentar

Postingan Populer