Langsung ke konten utama

Unggulan

Kondektur Komedi Putar

Kudapatkan kejangkauan rasa teriak beriak Daun talas yang hanya bisa bersanding seperti air Kukeluarkan kesenjangan sosial antara biak Daun teratai menggambarkan tampak di kolam air Putaran pertama terasa seperti miniatur Terisak tangis kesendirianku yang mendengkur Peluit argo angka taksi yang memulai dari nol Angka tajam dari nama yang usai terlihat tolol Diriku menatap dompet tipisku yang mulai kempis Putar menyulitkan perasaan canggung Mereka sebenarnya mendekati arah palipis Mata kananku mulai terasa meradung Akankah diriku diberhentikan di jalan kota Sedangkan sebenarnya aku hanyalah anak desa Menekankan dirinya dilontarkan seperti nota Seandainya diri ini sadar akan adanya Esa Kupon undian terasa berada dalam dekapan Terurai seperti jalanya komedi putar Dinda tersayang berada pada bangku depan Saudagar pengelap mata hari terpancar Duduk paling belakang hanyalah orang perjual Dari argo gang dulunya hanya satu gunung Berdiri tanjakan pembeli mulai merasa m...

Senandung Ramalan Cuaca

19 Mei 2017 Ada tiga waktu dimana aku berada
Tidaklah tandingan engkau penguasα
Esok hari sudah memulai bulan puasa
Ada tiga suhu dimana mereka menggoda
Pertemuan ini akankah karyatani seperti bejana
Pertandingan bukan hanya semboyan
Diriku hanyalah orang dari bunga flamboyan
Ananda yang selagi masih duduk bukan bencana
Perkiraan statistik dari lugasnya pemberitaan
Percobaan selimut tabung yang mendengung
Persaudaraan dari nasib sepenggal celoteh senandung
Perputaran dari golongan orang pencari penderitaan
Ramalan mulai esok hari sudah tersebar
Koran pengampu di halaman pos terdepan
Majalah penyandera pembagi waktu di bar
Harian pembawa berita tampak telihat sopan
Engkau Tuhan pencipta alam
Hamba yang hanya pemilik pemurah pekerjaan
Saudara dari para penggetar seperti kolam
Yang terkasih dari setiap pembawa payung wejangan
Perhitungan sudah sampai dari balas pemikiran
Pendakian meradang dan menjelma menjadi pepohonan
Berawal kasih belangga pengatur cuaca
Berakhir tragis hidup diantam neraca

Komentar

Postingan Populer