Langsung ke konten utama

Unggulan

Kondektur Komedi Putar

Kudapatkan kejangkauan rasa teriak beriak Daun talas yang hanya bisa bersanding seperti air Kukeluarkan kesenjangan sosial antara biak Daun teratai menggambarkan tampak di kolam air Putaran pertama terasa seperti miniatur Terisak tangis kesendirianku yang mendengkur Peluit argo angka taksi yang memulai dari nol Angka tajam dari nama yang usai terlihat tolol Diriku menatap dompet tipisku yang mulai kempis Putar menyulitkan perasaan canggung Mereka sebenarnya mendekati arah palipis Mata kananku mulai terasa meradung Akankah diriku diberhentikan di jalan kota Sedangkan sebenarnya aku hanyalah anak desa Menekankan dirinya dilontarkan seperti nota Seandainya diri ini sadar akan adanya Esa Kupon undian terasa berada dalam dekapan Terurai seperti jalanya komedi putar Dinda tersayang berada pada bangku depan Saudagar pengelap mata hari terpancar Duduk paling belakang hanyalah orang perjual Dari argo gang dulunya hanya satu gunung Berdiri tanjakan pembeli mulai merasa m...

Si Corak Selaput Lendir Si Belang

Bekicot yang menempel di pohon pisang
Kupu-kupu pencari katupan penempel pohon mangga
Semut-semut kecil merangrang di jalan pohon
Lebah penyengat mergetarkan waktu pohon apel
Dari sekian empat hewan yang bertajuk
Berlendir seperti serambi yang sejuk
Oleh berkaitnya kebenaran pohon yang berpantun
Berselaput seperti serambu lalu lintas yang santun
Penghapus antara jejak terdahulu yang saling memakan
Penulisan penengah keadaan yang saling memartil
Kemiripan karakteristik yang dulunya hutan
Kesamaan keturunan yang sekarang pentil
Bercorak warna yang saling asimetris
Berbelang poros kesatuan yang saling simetris
Berbanjar memusat atas dasarnya suasana
Berbaris menghimpit bawahnya atap wahana
Kembalinya hati yang riang dari barisan
Andasi terobosan bukan dari salinan sebuah tulisan
Seolah atas dasar mereka yang semakin condong
Kepergiannya datak nadi yang semakin bodong
Si Corak yang kadang kala terluka
Si Belang yang makin menimpa celaka
Selaput apakah diri hancur karena pisau
Lendir apakah diri menetas karena silau

Komentar

Postingan Populer